Episode 21 - Ranah di Atas Segara Anakan

Sekian tahun lamanya daerah perkampungan di atas laut segara Anakan yang kebanyakan orang menyebut Kampung Laut atau Pejagan (diambil dari asal mulanya bahwa daerah itu tempat untuk menjaga Bajak Laut), lebih berkembang lagi.

Perkampungan di sekitar Segara Anakan akhirnya berkembang menjadi tiga buah desa masing-masing Ujungalang, Ujung Gagak dan Panikel.

Perkampungan di sekitar Segara Anakan akhirnya berkembang menjadi tiga buah desa masing-masing Ujungalang, Ujung Gagak dan Panikel.
 Desa-desa ini pun terbagi ats beberapa grumbul dan mempunyai struktur pemerintahan desa sebagaimana desa-desa di daratan. Ketiga desa di atas Segara Anakan itu termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Cilacap. Dari tiga desa itu berpenduduk sekitar 12.000 jiwa dengan +- 1.500 wuwung rumah.

Desa-desa sekitar Segara Anakan sebelum tahun 1960 merupakan daerah yang surplus dari penghasilan utama penduduk sekitar itu yang berupa hasil laut (ikan laut). Ikan-ikan laut hasil tangkapan mereka dikeringkan dan prouduksi yang amat melimpah menjadi konsumen daerah Cilacap sampai Priangan Timur.

Untuk mengembangkan daerah desa di Kampung Laut memang mengalami kesulitan karena letak geografisnya. Segara Anakan merupakan daerah yang sulit ditempuh.

Di tahun sebelum 1965, hubungan ke Segara Anakan dapat dijangkau dengan kapal-kapal motor hubungan sungai milik Pemda Kab. Cilacap dan milik Pemda Kab. Ciamis. Kedua Pemerintah Daerah ini membuka hubungan pelayaran sungai antara Cilacap dan Kalipucang (Jawa Barat) yang hubungan sungai ini melewati desa-desa di Segara Anakan tersebut.

Pada tahun 1975, kedua Kabupaten, baik Cilacap maupun Ciamis menghentikan kegiatan pelayaran ini. Dengan dihentikannya hubungan antar Kalipucang – Cilacap PP yang merupakan hubungan antar sungai melewati Kampung Laut di Segara Anakan itu, maka hubungan serta komunikasi ke daerah itu terasa mengalami kesulitan kembali seperti jaman silam.

Hubungan ke Kampung Laut hanya dilakukan dengan perahu-perahu jenis jukung yag sementara ini telah ada yang memodernisasi dengan memasang mesin-mesin tempel.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Episode 21 - Ranah di Atas Segara Anakan"

Posting Komentar

Terimakasih mengirim komentar, Anda akan mendapat tanggapan dari kami secepatnya, Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel