TERDETEKSI, Ada dua orang Korban First Travel Asal Cilacap

CILACAP - Lengkap dengan 2 calon peziarah asal Cilacap, menjadi korban agen First Travel. tempat kerja Kementerian AgamaKab. Badan PBB Cilacap sebelumnya memiliki waktu untuk meragukan 2 orang yang datang beberapa bulan yang lalu untuk mengemukakan rekomendasi umroh, nampaknya bisa menjadi korban penipuan First Travel.
TERDETEKSI, Ada dua orang Korban First Travel Asal Cilacap

Kementerian Agama Kab. Cilacap saat ini berani memastikan bahwa 2 calon jemaah umroh termasuk sebagai korban. Kepala Kankemenag Kabupaten Cilacap, Drs H Jamun M.Si melalui bagian haji dan Umrah, Dra Hj Khumsiatiningsih, hari kerja (28/8) menyatakan bahwa identitas 2 korban Travel awal, dia tidak memiliki catatan paling sedikit. sedikit.

Karena Kankemenag Cilacap juga tidak menuliskan rekomendasi masing-masing. "Pada saat itu First Travel tetap aktif, namun kita bisa melihat ada pertanda timbulnya kasus seperti ini sehingga kita cenderung tidak mengeluarkan rekomendasi," katanya.

Dia menjelaskan, data yang diperoleh dari masing-masing, uang yang disetorkan per orang mencapai belasan juta rupiah. Jumlah ini tidak mencakup uang tunai yang dikirim saat itu. "Tapi ini menyangkut curahan hati mereka, setiap korban merasa tidak senang sampai sekarang belum berangkat, kebetulan mereka tidak mengundang kongregasi yang berbeda," jelasnya.

Dia memastikan bahwa di Jawa Tengah hanya dua belas biro dan agen perjalanan Umrah yang sudah memiliki badan hukum, dan di Cilacap belum ada. "Jadi mereka seperti kolektor. Gathering sebuah jamaah dengan jumlah yang tepat untuk dikirim melalui biro yang bersangkutan," tambah Khumsiatiningsih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "TERDETEKSI, Ada dua orang Korban First Travel Asal Cilacap"

Posting Komentar

Terimakasih mengirim komentar, Anda akan mendapat tanggapan dari kami secepatnya, Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel